Posts from the ‘Living in Emirates’ Category

Update 12/09/14: Perkumpulan Ibu-ibu Indonesia di Abu Dhabi


12/09/12

Banyak yang bertanya, “Ada nggak sih perkumpulan ibu-ibu Indonesia di Abu Dhabi?”, “Bagaimana cara gabungnya?” dst… Jadi sekalian saja saya buat postingan berikut 🙂

Ada, perkumpulan ibu-ibu Indonesia di Abu Dhabi, misalkan Pengajian Rabiul Khair bagi yang muslim, atau pertemuan mingguan bagi yang kristiani. Nah, berhubung jumlah penduduk baru di Abud saat ini bertambah dengan pesat sementara pengajian itu biasanya diadakan bergantian seminggu sekali dari rumah ke rumah, maka MOHON MAAF untuk saat ini Pengajian RK tertutup untuk member baru 😦

Harap maklum, pengajian di sana diadakan secara sembunyi-sembunyi. Hanya pengajian yang memiliki ijin yang sudah disetujui pemerintah yang boleh diadakan. Mereka memang ketat sekali soal masalah ini, mengingat arab spring sedang marah di jazirah Arab. Saat saya di sana, jamaah rutin hadir di pengajian paling 50an orang, tidak terlalu mencolok. Paling banyak 70 orang. Namun saat ini, jamaah yang rutin hadir sudah mencapai sekitar 80an orang. Kalau sedang ramai, bisa 100an orang lebih. Bayangkan ada seratusan orang berbondong-bondong berkunjung ke satu unit apartemen saja, kira-kira bakal membuat sekuriti curiga dan menelpon pihak berwajib, nggak tuh 😀 Jadi pengajian yang diadakan di rumah/apartemen hanya khusus untuk member lama saja.

Tapiii.. Kabar baiknya, karena banyaknya jamaah, maka KBRI memfasilitasi pengajian ini supaya ibu-ibu penduduk baru pun dapat bergabung, setiap SELASA minggu ke-2 dan ke-4 pukul 10 – 1pm bertempat di KBRI.

Adalagi pengajian rutin bulanan untuk keluarga yang diadakan KMMI, waktu dan tempat diumumkan di milis KMMI. Bisa cek webnya http://www.kmmiauh.com

Untuk anak-anak, ada TPA setiap minggunya, diadakan di KBRI pada hari Kamis pukul 5-7pm.

Untuk kelas belajar mengaji Al-Qur’an indah dan tajwid, ada kelas tahsin untuk ibu-ibu setiap minggunya yang diadakan setiap hari Rabu bergantian di rumah/apartemen jamaah. Untuk pengajian ini masih terbuka untuk member baru karena jumlah jamaah belum banyak 🙂

Untuk acara-acara yang diadakan KBRI seperti bazaar, perayaan hari nasional, dll, bisa join facebooknya DWP KBRI Abu Dhabi.

Demikian sekilas info, semoga penduduk baru tidak bingung harus kemana jika ingin bertemu dengan teman-teman dari Indonesia 🙂

Abu Dhabi, After One Year


13/09/13

Ternyata Abu Dhabi nganenin juga.

Apa sih yang dikangenin?
• Dapurku yang luas *sekarang dapurnya kecil sih 😀
• Jalanan yang luas, lalu lintas lancar dan tidak becek *karena langka hujan
• Sekolah internasional yang ada pelajaran agama dan bahasa Arab *di sini langka, kecuali sekolah internasional lokal
• AD kota kecil, kemana-mana dekat saja
• Tax free! Barang branded lebih murah *utensils dapur, elektronik, mending beli di AD
• Di middle-east nggak ada serangga
• Internet cepat 100Mbps unlimited
• Homecenter! Thinkkitchen! Lakeland! Tavola! *kecuali Ikea, di sini ga ada store selengkap Homecenter yang jual “isi rumah” dengan lengkap, mulai dari furnitur, lampu, bantal, handuk sampai sendok
• Taksi yang bagus, tinggal tunjuk mau Camry terbaru atau Altima *taksi di KL mobilnya butut-butut, yang bagusan dikit jadi taksi eksekutif + mehil
• Winter yang sebentar lagi menjelang *kangen pake coat dan boots *halah
• Belum puas belanja abaya! *super lebay
• Teman-temanku yang baik hati… Miss you, gals :3

Jelas-jelas tidak dikangenin:
• Temperatur super duper hot 47˚C dan semriwing angin panas bak di oven
• Sayur-mayur dan buah-buahan yang kurang bervariasi
• Kurang tempat wisata, jadi kadang bosenin.. *bandingkan sama tanah air tertjinta; wisata gunung, laut, sungai, danau, hutan semua adaa..
• Foodcourt yang isinya junkfood *bandingkan sama Food Republic-nya Pavilion
• Susah cari bahan masakan Indonesia *ada tokonya tapi langka barangnya, berhubung yang beli rebutan

Verdict: Yay for living in Emirates.

Nanti lanjut lagi..

School: What You Should Know


IB vs A’Level
Apa sih bedanya sekolah dengan spesifikasi iB dan A’Level?

IB vs A’Level
http://whichschooladvisor.com/guides/ib-vs-a-level-a-wsa-faq/

British vs American Curriculum
Mau pilih sekolah dengan kurikulum Amerika atau British?

http://www.thebritishschool.pl/essentials/the-british-and-american-curricula

http://www.dubaiexpat.com/schools/british-vs-american-curriculum-the-differences/

http://britishexpats.com/wiki/What_do_I_need_to_enroll_the_kids_in_school%3F

The Right Age to Go to School
Umur berapa sebaiknya anak mulai bersekolah?

Delay School Entry until Six, Researchers Urge
http://www.bbc.co.uk/news/education-18084204

Is Five to Soon to Start School?
http://news.bbc.co.uk/2/hi/7234578.stm

When Should a Kid Start Kindergarten?
http://query.nytimes.com/gst/fullpage.html?res=9902E2DC1430F930A35755C0A9619C8B63&pagewanted=1

Toko Bahan Makanan Asia/Indonesia di Abu Dhabi


17/04/13

Jangan khawatir, di sini bahan makanan atau bumbu-bumbu banyak tersedia baik di supermarket besar maupun di toko-toko kecil yang banyak berada di sekitar blok apartemen. Untuk beberapa barang khas kampung halaman atau bahan makanan Asia lainnya bisa dicari di beberapa tempat berikut:

*note: beberapa foto diambil dari kaskus thread UAE ijin copas ya gan 😀 panoramio.com dan forum abudhabiwoman.

1. KBRI
Ada kantin kecil di samping KBRI, jual tempe, peyek, seharga 6 dhs, kadang-kadang ada kemiri, beberapa cemilan seperti siomay, batagor, tape ketan; harganya 12 dhs. Hanya buka saat hari kerja.

2. Alfamart (CLOSED)
Katanyaaa banyak produk-produk Indo di situ, terutama si most-wanted spice yaitu kemiri, tapi nyatanya saat saya ke sana nggak banyak ketemu macam-macam barang. Ada pete, kluwak, cabe rawit, tempe, beberapa barang seperti sapu ijuk, panci pengukus, saringan cendol, daster, balsem, dan lain-lain. Kecap Bango yang katanya ada juga none. Mungkin saat stok baru datang isinya akan lengkap.

20130417-144110.jpg

Lokasinya tidak jauh dari Abu Dhabi Mall dan Restauran Sari Rasa.

20130417-144815.jpg

3. South Asia Foodstuff Est
Lokasinya pas ada di sebelah restoran Bandung. Sekilas lewat, kayaknya ada blueband. Kata yang sudah pernah belanja di sana, ada teri-terian segala tuh. Boleh dimampiri pas makan di Bandung 🙂

20130806-151647.jpg

4. Baqala Green House
Lokasinya di Airport Road sederetan dengan KFC, toko yang mengimpor produk-produk Filipina ini lumayan sering saya kunjungi. Ada daun pandan, jeruk pecel, kangkung, tahu, mie basah, bunga sedap malam, jamur kuping kering, tepung tapioka, pasta terasi (tapi nggak tahu status kehalalannya ya), wonton wrappers alias kulit pangsit.

20130417-144235.jpg

5. Abela
Berada di sebelah gedung Paris Gallery Khalidiya, supermarket ini punya section khusus bahan-bahan masakan Jepang. Ada kulit gyoza, frozen edamame, frozen tempura, nori, penggulung sushi, segala macam shoyu dan lain sebagainya.

20130417-232403.jpg

6. Chinesse Groceries
Cukup banyak Chinesse Grocery di sini, di antaranya:

– Toko di sebelah gedung Ajman Bank seberang Abu Dhabi Mall, stok mereka cukup lengkap.

– Toko di area Madinat Zayed seberang outlet besar “Shoe City”. Arahnya sedikit south-southwest dari MZ shopping center/gold souk. Barang-barang mereka pun cukup bagus.

– Toko di seberang outlet Red Tag di Hamdan Street tapi saya sendiri belum pernah ke sana. Menjual bahan-bahan masakan Asia dan cakuwe-nya katanya enak…

– Toko di sebelah HSBC di Salam street. Tersedia barang-barang impor dari Jepang, kadang mereka juga menyediakan barang-barang “aneh” yang tidak ada di supermarket.

– Toko dengan lokasi GPS: 24.491337,54.369793

7. Korean Grocery K-Mart
Berada di Musaffah, dekat Cambridge High School dan Safeer Centre. Di sini tersedia ramyun, kimchi, udon instan, frozen dumpling, saus cabai, pasta kacang kedelai, dan lain-lain.

8. Thailand Groceries
Sayur-mayur buah segar dari Thailand datang setiap Selasa sore. Ada 2 toko penyedia bahan makanan Thailand di sini, yaitu:

– Toko yang terbesar berada di belakang Al Salama Hospital, dekat Mister Baker bakery, nomor telepon 02 6777 626. Lokasi GPS: 24.500222,54.376348

– Mimi Grocery, lokasi GPS: 24.49639,54.369873

9. Baqala Queen Saba
Berada di belakang Dominos Pizza di daerah Khalidiya (8th Street). Daun pisangnya lebar-lebar (tidak seperti di Lulu yang daunnya pendek) dan kangkungnya juga cantik-cantik. Sayur mayur dan bumbu dapur Asia datang setiap Selasa siang.

10. Tropical Trading Est
– Berada di Hamdan Street dekat Ruby Stationery. Nomor telepon: 02 6742223. Tersedia balachan, daun pandan, lesser galangal, dan sebagainya. Stok datang tiap Rabu.

– Satu lagi berada di pertokoan seberang Capital Plaza Tower belakang Sofitel Hotel. Kadang ada kemangi lho!

11. Choitram
Tahu, bawang goreng, tersedia di Choitram, lokasinya berada di seberang Sheraton Hotel Khalidiya, tepat di perempatan.

12. Spinneys
Salah satu retailer terbesar di Abu Dhabi, berada di 1st Street. Nomor telepon: +97126770577. Bisa googling ke http://www.spinneysonline.com

13. Lulu dan Carrefour
Mereka punya lorong “Ethnic Food” dengan berbagai macam bahan makanan impor dari Jepang, Filipina, Indonesia. Di Lulu Khalidiya Mall ada kecap manis dan asin ABC. Kecap Indofood terlalu cair dan kecap asin merk Kikkoman tidak halal lho, ya! Sedangkan di Carrefour ada matcha alias green tea powder.

Yeap, Anything Can Happen Here: After Fire, Sandstrom, now Earthquake!


11/4/13

Serius, hidup di negara orang (dan negara sendiri) memang harus selalu siap dan waspada. Setelah tanggal 7 April lalu Abu Dhabi dilanda sandstrom alias badai pasir, 2 hari kemudian UAE dilanda gempa. Memang sih cuma beberapa detik saja, tapi hal ini cukup membuat panik warga yang berhamburan menyelamatkan diri bahkan beberapa gedung tingkat tinggi sempat mengevakuasi penghuninya.

Saya sendiri nggak merasakan apa-apa, maklum setiap hari anak-anak berlarian dan lompat-lompat, saking hebohnya di rumah jadi nggak sadar kalau ada gempa 😀 Gempa tersebut adalah di Iran yang berkekuatan 6.3 skala Richter pada pukul 3.42pm. Beritanya ada di sini.

Oleh karena itu, waspadalah, waspadalah.. Siapkan emergency bag selalu ya..

20130411-224145.jpg

*Abu Dhabi pas sandstorm jadi keliatan sephia gini… keren, tapi nggak berani ambil foto dari luar*

What Could Possibly Happen in a such Peaceful Country? Anything!


28/03/13

Sejak awal saya mewanti-wanti suami, jangan pindah ke negara yang sedang bergejolak. Dan ketika pindah ke sini, memang rasanya semua adem ayem sih. Penduduk lokal hidupnya sudah enak dan berkecukupan, nggak ada yang kurang. Ekspat Arab juga sudah dilarang masuk sini. Jadi sepertinya aman dari gejolak Arab Spring yang sedang marak di jazirah Arab.

Maka ketika semalam terdengar bunyi seperti ledakan keras, di tengah kantuk sempat terpikir, “Waduh, jangan-jangan UAE di-bom nih” 😀 Tapi berhubung yakin di negara ini nggak bakal terjadi apa-apa, jadi saya pun berniat tidur kembali. Nggak lama, ramai terdengar berbagai macam sirine mobil polisi, ambulans dan pemadam kebakaran, serta suara helikopter terbang rendah di atas sekitar gedung kami. Penasaran dan deg-degan, dari jendela kamar saya pun melihat ke luar. Kebetulan gedung apartemen berada di tepi jalan raya. Ternyata mobil-mobil tadi berkumpul di sekitar bawah gedung kami! Bersamaan dengan itu, alarm kebakaran gedung berbunyi kencang. Wah alarm yang berbunyi jam 2.30am nggak mungkin cuma latihan dong, serius ini! Jadi apa yang mungkin terjadi di negeri yang aman ini? Kebakaran!

Rupanya bakal gedung yang sedang dibangun di sebelah apartemen kami kebakaran. Jadi penghuni gedung-gedung di sebelahnya pun turut dievakuasi. Kami pun harus turun melalui tangga darurat. Ketika kami turun, penghuni lain sudah banyak yang berkumpul di luar. Polisi bahkan tentara berjaga di sekitar lokasi. Pemadam kebakaran sudah berderet-berderet siap menyemprotan air. Belasan mobil polisi sudah siap di sekitar lokasi. Ambulans sebesar bis sudah siap di tepi gedung. Belum lagi helikopter patroli yang terbang rendah berputar-putar di sekitar gedung. Heboh sekali penanganan kebakaran di sini. Bandingkan dengan di Indonesia, biasanya jika ada kebakaran, rumah sudah rata dengan tanah baru deh pemadam kebakaran tiba. Kena macet ;(

Akhirnya setelah dirasa cukup aman, jam 4am kami pun diperbolehkan masuk kembali. Ketika evakuasi itu kami sempat sedikit panik juga sih, karena nggak ada persiapan jadi terburu-buru mengumpulkan segala paspor, dokumen dan surat berharga untuk dibawa turun plus harus bawa anak-anak lewat tangga darurat. Lumayan juga turun belasan lantai di tengah kondisi evakuasi. Senam jantung 😉

Pelajaran yang didapat hari ini:
~ Apapun mungkin terjadi! Jadi selalu waspada.
~ Selalu siapkan emergency bag di tempat yang gampang diambil. Kalau perlu simpan sekalian paspor, dokumen dan surat berharga dalam tas itu beserta beberapa perlengkapan lain.
~ Jangan pilih apartemen di lantai atas, nanti repot kalau harus turun lewat tangga darurat… Hehehe…

20130411-224337.jpg

Living in Emirates: Yay or Nay?


01/03/13

Untuk bisa tinggal di luar negeri syaratnya adalah bisa meningggalkan kemanjaan selama tinggal di negara asal. Maklum, di Jakarta kita (saya maksudnya) biasa dimanja dengan adanya asisten rumah tangga, baby sitter, keluarga yang siap membantu kapan pun kita butuhkan, juga tetangga yang ramah dan baik. Belum lagi mereka yang masih tinggal bersama orang tua atau mertua. Kemanjaan tiada tara, karena semua sudah tersedia. Di sini? Siap-siap semua dikerjakan sendiri. Bahkan kalau kepingin Mie Aceh pun harus siap cari resep dan bikin sendiri karena di sini tidak ada yang jual 😀

Ya sebenarnya nggak terlalu horor begitu juga sih, asalkan siap modalnya. Bisa ambil asisten rumah tangga, jika ambil ke PJKI total jenderal biayanya berkisar antara 17,000 hingga 20,000 DHS. Atau lebih sederhana, panggi asisten paruh waktu, biaya lebih murah 25 DHS per-jam. Biasanya kita pakai jasa mereka minimal 4 jam. Jadi 250ribu rupiah sekali dibantu 4 jam saja. Oya, jangan terlalu sering mengkurskan pengeluaran di sini atau nanti keder sendiri.

Bagaimana dengan hidup UAE? Secara keseluruhan buat saya cukup menyenangkan dan tidak ada masalah. Tiap minggu ada pengajian fiqih untuk ibu-ibu Indonesia, kelas tahsin Qur’an dan katering menu Indonesia. KBRI sendiri sering mengadakan kegiatan, seperti kelas gamelan, arisan, pengajian rutin tiap minggu, kelas masak atau kelas hijab. Pokoknya kalau mau sibuk terus atau shopping terus, bisa. Teman-teman pun semuanya baik-baik, banyak yang iseng dan serius berjualan barang-barang asal tanah air, jadi jangan khawatir bakal kangen keripik sanjay atau kecap Bango, nanti ada saja yang balik mudik membawa berbagai macam barang yang boleh kita beli. Beberapa kelebihan tinggal di UAE di antaranya:

1. Tidak macet.
Sesuatu banget! Rasanya mau balik ke Jakarta lagi jadi stres. Beneran.

2. Tingkat kriminalitas rendah
Bukan berarti tidak ada ya, tapi di sini lumayan aman. Walaupun demikian, tinggal di negara orang jangan terlalu nekat lah. Tetap pertimbangkan keamanan. Waktu itu pernah saya gendong anak dengan posisi tas terbuka dan disampir ke belakang, berdiri di kerumunan padat selama 10 menitan alhamdulillaaah barang nggak ada yang hilang. Makanya jangan heran di sini jika pergi ke supermarket melihat pemandangan ibu-ibu meninggalkan tasnya terbuka di troli sementara orangnya sibuk memilih belanjaan itu sudah biasa.

3. Tidak seketat tinggal di KSA
Wanita bisa berpergian sendiri dan nyetir mobil sendiri. Penting ini, terutama jika rumahnya di luar kota.

4. Situs porno diblokir
Tenaaang rasanya membiarkan anak-anak surfing internet tanpa pengawasan. Nggak bakal kepleset lihat situs porno karena diblokir pemerintah.

5. Big City Factor
Kotanya lumayan teratur, jalanan besar, bersih, teratur.

5. Dubai Factor
Kalau sedang musim sale… Jangan ditanya.

6. Mau umrah dekat dan murah
Ada agen umrah Indonesia yang mengadakan perjalanan ibadah ke tanah suci selama seminggu, biayanya sekitar 3000 DHS. Berangkat sendiri juga bisa, booking hotel dan pesawat sendiri, sedang visa umrah diurus sendiri (lupa nama tempatnya) biayana sekitar 200 DHS klo tidak salah.

7. Tax-free Factor
This factor make the UAE as one of the top expat’s destination. Tau sendiri besaran pajak yang minta ampun jumlah persennya. Siapa yang bisa menolak kalau penghasilannya dibebaskan dari pajak?

8. Traveling Factor
Wisata ke negara-negara jazirah Arab lebih dekat (yaiyalaaah) sebut saja Blue Mosque di Turki, Petra di Jordania, piramid di Mesir, Maroko, Oman dan lain-lain.

Kekurangannya:

1. Double up!
Semua di sini mahal. Kalau pulang ke Indonesia lalu harga-harga kita kurskan ke dalam dirham, berasa deh kalau di tanah air itu semua muraaah 🙂

2. Jauh dari keluarga

3. Cuaca saat musim panas yang sangat tidak bersahabat

4. Aneka kuliner Indonesia yang selalu ngangenin

5. Sakit hati karena dikira TKW 😀
Serius. Belum pernah sih ngalamin, tapi teman-teman lain pernah.. So dandan keren, jangan kucel dan belagu aja..

Demi Spring Rolls: Mencari Tauge di Abu Dhabi


29/08/12

Gara-gara melihat rice paper di Lulu Al-Raha Mall, jadi kepingin bikin spring rolls. Maka dimulailah perburuan tauge yang merupakan salah satu bahan isi spring rolls. Karena pernah beli tauge di Lulu Al-Falah Plaza, kirain sayuran ini gampang dicari. Tapi ternyata sudah cari ke Carrefour Marina Mall, Carrefour Airport Road, Lulu di Al-Wahda Mall, Lulu di Khalidiya Mall juga tidak ada. Ada ding tauge di Al-Wahda Mall, tapi bentuknya masih berupa kecambah. Serius. Rupanya kita disuruh ‘bertani’ tauge dulu 😀

Berikut cara bikin Vietnamese spring rolls ala r3nar3s:

Bahan:

  • rice paper, seduh air panas beberapa detik hingga lembut, tapi jangan terlalu lama
  • udang, tumis dengan bawang putih
  • telor, potong secukupnya
  • tauge!
  • vermicelli alias soun
  • wortel, potong korek api
  • timun, potong korek api
  • coriander/cilantro alias daun ketumbar
  • daun mint
  • basil, karena tidak punya yang segar maka pakai taburan basil kering

*note: isi spring rolls bisa divariasikan sendiri, misalnya dengan daging ayam, selada, dan lain-lain sesukamu

Cara bikin:

pada selembar rice paper yang telah lembut, atur udang, telur, soun, wortel, timun, daun ketumbar, daun mint, taburi basil, lalu gulung. voila! sudah jadiii.. sajikan bersama spring roll dipping sauce (bisa dibeli di Lulu) atau bikin sendiri resepnya nyontek di sini. *pic copied from here*

Education: Best Value or Best for Your Children


Sekolah favorit di AD terkenal akan panjangnya waiting list. Sekolah internasional yang bagus, sudah pasti penuh daftar tunggunya dan hanya Tuhan yang tau kapan ada kursi kosong. Sekolah-sekolah favorit yang termasuk di antaranya ACS, AISA (American), Pearl, Al-Yasmina, Al-Muna, BSAK, BISAD (British). Sekolah-sekolah tersebut adalah sekolah yang paling sering disebut di forum abudhabiwoman.com, sudah banyak testimoni baik yang diberikan sehingga menjadi favorit dan referensi kaum ekspat. ACS (American) juga merupakan favorit, namun khusus ekspat pemegang paspor US. Gems American Academy (GAA, American) juga favorit, namun keterlaluan mahalnya yaitu sekitar 66rb DHS setahun. Silakan dikonversikan sendiri ke dalam rupiah. Maklumlah, sekolah ini gedungnya baru, fasilitasnya bintang lima seperti planetarium dan lapangan bola. Coba cek webnya, betul-betul bikin ngiler, rasanya orangtuanya pun ingin kembali bersekolah. Sayang lokasinya agak jauh dari pusat kota. Masih saudara dengan GAA adalah Gems World Academy (GWA, American), lokasinya masih di tengah kota namun fasilitasnya tidak sedahsyat GAA. Tapi soal biaya sekolah masih berkejaran dengan saudaranya, 55rb DHS per-tahun untuk kelas 1 ke atas. Sekolah-sekolah internasional tersebut memiliki guru-guru asing (barat) dan guru lokal hanya khusus untuk kelas bahasa Arabi dan mata pelajaran Islamic. Kualifikasinya kalau tidak iB, ya A-Level, IGCSE atau gabungan, dengan kurikulum UK atau US.

Sekolah-sekolah yang sesuai bujet yang diberikan kantor, di antaranya Abu Dhabi International School (tapi waiting list sudah menanti) dan International Jubilee Private School (banyak anak-anak Indonesia dan Asia yang bersekolah di sini). Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah swasta lokal yang memiliki kelas berbahasa Inggris untuk anak-anak ekspatriat, atau sebutlah kelas internasional. Guru-gurunya kebanyakan guru lokal, India atau beberapa guru asing (barat). Sekolah lain yaitu Chouifeiat School, Al Najah dan beberapa sekolah ‘RSBI’ lain. Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum lokal (Arabic) plus internasional.

Untuk sekolah, berlaku ujar-ujar “ada harga ada rupa”. Seorang teman yang pernah mukim di sini bercerita, kebetulan waktu itu dia menyekolahkan anaknya di sekolah ‘biasa’ karena semua sekolah sudah penuh. Tapi ternyata anaknya malah trauma, karena gurunya galak dan suka memukul, lalu berkelahi sampai bonyok sudah menjadi makanan sehari-hari murid-muridnya. Lain halnya testimoni para orangtua di forum abudhabiwoman, rata-rata guru di sekolah-sekolah favorit itu baik dan ramah. Anak-anaknya merasa senang di sekolah, bahkan merasa kehilangan sekali ketika harus pindah sekolah. Oh, well…

Menurutku untuk sekolah anak lebih aman jika memilih sekolah dengan kurikulum American atau British. Akan lebih mudah untuk mencari sekolah yang sejenis jika hendak pindah lagi. Tapi mungkin tidak masalah juga jika memang ingin mencoba sekolah berkurikulum Australia, Canada, Arab atau India. Toh sekolah-sekolah tersebut juga kualifikasinya IB atau A-Level. Baru-baru ini ada peraturan baru di AD bahwa anak yang sudah sekolah di satu kurikulum tidak boleh lagi pindah ke sekolah kurikulumnya berbeda. Jadi pilihlah sekolah anak dengan matang. Sedangkan pilihan iB atau A-Level, kembali kepada keputusan orangtua. Sepengetahuanku, bedanya hanya pada jumlah mata pelajaran yang diambil. Jika iB memang dipersiapkan untuk melanjutkan ke universitas, O-Level harus melanjutkan ke A-Level dulu jika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, untuk itu setelah lulus O-Level bisa langsung masuk College (Foundation – Certificate IV setahun). Lulus Certificate IV bisa memilih masuk Diploma atau University. Jadi meskipun sekolah dengan kurikulum British diuntungkan karena anak masuk sekolah lebih cepat, namun di akhir sekolah mereka harus meneruskan ke College Foundation dulu jika ingin melanjutkan kuliah. Jadi jatuhnya sama saja dengan sekoah berkurikulum Amerika.

Tes masuk tergantung sekolah yang dituju. Umumnya adalah math dan English. Biasanya berupa wawancara atau map test. Tips lain mencari sekolah anak adalah jangan lupa googling untuk cari info atau testimoni tentang sekolah terlebih dahulu, kunjungi sekolahnya, ajak anak sekalian untuk menjadi pertimbangan dalam memilih sekolah. Untuk sekolah American, kelas 1 atau Grade 1 usia anak harus sudah 6 tahun pada bulan Oktober. Sedangkan sekolah British, usia 5 tahun untuk kelas 1 atau Year 1. Menurut saya sih, kecuali suami bekerja di Schlumberger–sekolah anak ditanggung mulai usia TK– mungkin lebih pas kalau anak masuk sekolah British, karena umur 5 tahun sudah masuk SD. Sedangkan jika masuk ke sekolah American, usia itu masih dihitung TK dan berarti uang sekolah tidak diganti kantor alias nombok. Hehehe…

Hal itu dikarenakan kebijakan mayoritas perusahaan di sini mensyaratkan allowance ini berlaku mulai anak kelas 1 SD DAN usia 5 tahun. Mau sekolahkan si kecil ke kindergarten berarti siap-siap saja nombok. Allowance ini tidak termasuk seragam, eskul, bis jemputan dan lain-lain di luar tuition fee. Jadi sambil googling jangan lupa catat berapa biaya ekstra yang harus kita keluarkan cari kocek pribadi *penting.

Lebih lengkapnya soal enrollment fee, alamat website, kurikulum sekolah dll bisa googling ke dubaifaqs.ae\school\abudhabi dan untuk melihat peta sekolah-sekolah di Abu Dhabi bisa cek abudhabikidz.biz/education/schools.html

Berikut daftar beberapa sekolah-sekolah internasional dengan berbagai kurikulum:

Abu Dhabi Grammer School
Curriculum: Canadian
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.agsgrmmr.sch.ae
Location: Next to Khaleej Health Center, Arabian Gulf Street

*Abu Dhabi International Private School
Curriculum: American, British
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.aisuae.com
Location: Karama Street, behind old American Embassy

Al Bateen Secondary School
run by Aldar Academies
A new state of the art secondary school is under construction in the Bateen area of Abu Dhabi and will open in September 2011

Al Diyafah International School
Curriculum:
Classes: to commence September 2013
Website: http://diyafahinternationalschool.com/
Location: MBZ

Al Ittihad National Private School
Curriculum: Arabic, American
Classes: KG – Grade 7
Website: http://www.ittihadschools.com
Location: Khalifa City A

Al Maali Private School
Curriculum: American, Arabic
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.maali.sch.ae
Location: Al Bateen

*Al Muna Primary School
run by Aldar Academies
Curriculum: British
Website: http://www.almunaprimary.sch.ae
Location: between Al Nasr St and Sheikh Zayed The First, close to Liwa Centre

Al Murooj Scientific Private School
Curriculum: British
Classes: KG – Grade 8
Website: http://www.murooj.4t.com
Location: Al Khalifa Bin Sahbood Street

*Al Mushrif School
run by Aldar Academies
Curriculum: British
Website: http://www.almushrif.sch.ae/
Location:

Al Rawafed Private School for Girls
Curriculum: American
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.rpsuae.com
Location: Near Gulf Diagnostic Centre

Al Rawafed Private School for Boys
Curriculum: American
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.rpsuae.com
Location: Near Gulf Diagnostic Centre

Al Rayyan National Private School
Curriculum: British, IGCSE
Classes: KG – Grade 10
Website: http://www.alrayyanschool.com
Location: Rowdha Area, behind Japanese Embassy

Al Shomoo Private School
Curriculum: American
Classes: KG – Grade 9
Website: http://www.shomointl.sch.ae
Location: Meena Road

Al Shohub School
Curriculum: British
Classes: to commence September 2013
Website: http://www.alshohub.org/
Location: Khalifa City A

Al Worood Academy
Curriculum: American, British
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.alworood.sch.ae
Location: off Airport Road, after 29th Street

Al Yasat Private School
Curriculum: American, British
Classes: KG1 – Grade 6
Website: http://www.alyasat-school.com
Location: Abu Dhabi Island

Al Yasmina School
run by Aldar Academies
Curriculum: British
Classes: FS1 – eventually Year 13
Website: http://www.alyasmina.sch.ae
Location: Raha Gardens Khalifa City

GEMS American Academy
Curriculum: American
Classes: KG – 5, eventually Grade 12
Website: http://www.gemsaa-abudhabi.com
Location: Khalifa City A (3rd Street)

GEMS Cambridge International School
Curriculum: British
Classes: to commence September 2013
Website: http://www.gemscambridgeinternationalschool-abudhabi.com/home.php
Location: Khalifa B

*GEMS World Academy
Curriculum: American
Classes: KG – 5, eventually Grade 12
Website: http://www.gemsworldacademy-abudhabi.com/
Location: Najda Street (6th Street)

*GEMS Winchester School
Curriculum: National Curriculum for England
Age Group: To commence Sept. 2013
Website: http://www.gemswinchesterschool-abudhabi.com
Location: Al Falah St (9th st)

*American Community School for Abu Dhabi
Curriculum: American
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.acs.sch.ae
Location: Street No 32, Al Khalidiya

*American International School
Curriculum: American
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.aisa.sch.ae
Location: Off Airport Road, 29th Street, opp. Pepsi Cola Plant

Australian School of Abu Dhabi
Curriculum: IB
Classes: KG to Year 12
Website: http://www.aia.vic.edu.au/abu_dhabi
Location: Khalifa City B

Brighton College Abu Dhabi
Curriculum: British Curriculum
Classes: Pre-reception – Year 9
Website: http://www.brightoncollegeabudhabi.net/
Location: Khalifa Park

British International School of Abu Dhabi
Curriculum: British
Classes: KG (Age 3 Years before 31 August) – Year 13
Website: http://www.nordanglia.com/abudhabi
Location: between Khalifa B and MBZ City on Al Ain Road

*British School Al Khubairat
Curriculum: British
Classes: FS1 – Year 10
Website: http://www.britishschool.sch.ae
Location: Airport Road, near Immigration and Passport Department, behind 19th Street

Cambridge High School
Curriculum: National Curriculum for England
Classes: KG – Year 13
Website: http://www.tchs-auh.sch.ae
Location: Mussafa

Canadian International School
Curriculum: Canadian/ Alberta Program
Classes: KG 1 – Grade 12
Website: http://www.cis-ad.org
Location: Khalifa City A

Elite Private School
Curriculum: American
Classes: KG1 – Grade 11
Website: http://www.ep-school.net
Location: Abu Dhabi Island

*Emirates Private School
Curriculum: American, British, MoE
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.emiratesprivate.sch.ae
Location: Muroor Street, 29th Street

First Steps School and Nursey
Curriculum: British
Classes: Nursery – Grade 7
Website: http://www.firststeps.ae
Location: Al Karama, behind Al Rawda Clinic

International School of Choufieiat
Curriculum: SABIS®
Classes: KG – Grade 7
Website: http://www.iscad-sabis.net
Location: Khalifa City A, 15th Street

International School of Choufeiat Ruwais
Curriculum: SABIS®
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.iscruwais-sabis.net
Location: Ruwais

*International Community School
Curriculum: British
Classes: to commence September 2013
Website: http://www.icschool-uae.com
Location: Electra St and Najda St

*Pearl Primary School
run by Aldar Academies
Curriculum: British
Classes: KG1 – Year 6
Website: http://www.pearlprimary.sch.ae
Location: Al Dhafrah, 4th Street, near 11th Street

Raha International School
Curriculum: International Baccalaureate
Classes: KG 1 – Grade 12
Website: http://www.ris.ae
Location: Al Raha Gardens, Khalifa City A

Repton School
Curriculum: British
Classes: to commence September 2013
Website: http://www.reptonabudhabi.org
Location: Al Reem Island

Sheikh Zayed Private Academy (GEMS School)
Curriculum: American
Classes: KG – Grade 12
Website: http://www.szpag.com
Location: Al Manaseer, 26th Street, on Airport Road left on 13th Street

*Summit International School
Curriculum: North American
Classes: to commence September 2013
Website: http://www.summitinternationalschool.com
Location: Madinat Zayed

*lokasi di kota

Cargo: Get Your Stuff Full Loaded


Salah satu yang bikin hemat di budget furnitur adalah mengirimkan sebagian (atau semua) barang dari kampung via kargo—dengan catatan biaya kargo ditanggung pihak kantor. Kalau dihitung-hitung, jika harus beli lagi semua dari awal, budget furnitur jelas tidak cukup. Kecuali kalau mau beli barang asal ada dan seadanya ala anak kos 😀 Jadi ketika kantor mengganti biaya pengiriman barang, kenapa tidak?

Menurut persyaratan kantor, satu anak mendapat jatah 50kg. Jadi kami dengan 2 anak mendapat jatah 400kg maksimal 29 juta rupiah, sedang teman kantor yang anaknya 3 mendapat jatah 450kg. Perusahaan kargo memakai ukuran volume, namun bisa minta dikonversikan ke satuan kilo untuk rembers ke kantor. Jangan lupa minta diskon ke pihak kargo. Penting ini. Sebagai gambaran, paket kami kemarin sekitar 7 kubik biayanya 31.5 juta rupiah. Setelah didiskon, jadi tinggal 28 juta rupiah saja 😀

Berikut perhitungan biaya kargo secara umum: *copas email*

Harga eksport LcL ke Abu Dhabi kondisi Door (Jakarta) to Port (Abu Dhabi):
1.Ocean Freight :
-O/F LCL Cargo = USD.195 per CBM.(min 5 CBM) = USD.975.
-CFS Charges = USD.25.00 per CBM.(min 5 CBM) = USD.125.
-Doc Fee = USD.15.00 = USD. 15.
-Telex Release = USD.25.00 = USD. 25.
-Biaya kirim Doc B/L ke Abu Dhabi = USD.50.00. = USD. 50.
TOTAL = USD.1.190
2.Biaya Packing :
-Packing pakai carbon Box Rp.600.000,- per cbm.
-Packing pakai wooden Box Rp.900.000,- per cbm.
-Harga Per cbm Rp.1.500.000 x 5 cbm = Rp.7.500.000,- (apabila barang lbh dari 5 cbm akan dikenakan biaya penambahan per cbm-nya).
-Packing dilakukan dengan packing carbon box dan packing woodenbox,karena
barang bapak digabung dengan barang orang lain,agar barang bapak safety.
3.Biaya Trucking :
-Trucking lokasi ke Tanjung Priok Rp.1.500.000,-
-Biaya Customs dll. Rp.1.250.000,-
-Biaya Fumigasi Rp. 650.000,-
TOTAL Rp.3.400.000,-Jadi yang harus dibayarkan USD.1.190

Rupiah nya 10.900.000,-
Demikian yang dapat kami sampaikan harga untuk eksport nya.dan kami sampaikan juga bahwa harga yang kami hitung di atas adalah minimun 5 cbm.apabila lebih dari 5 cbm tinggal kita tambahan kan harga per-cbm-nya.

Prosesnya adalah pihak kargo melakukan survey barang terlebih dahulu, kemudian datang lagi untuk packing. Berikutnya adalah pengambilan barang untuk dikirimkan ke pelabuhan. Lama pengiriman dengan kapal laut kira-kira 27 hari kerja. Sampai di sana kita bisa minta tolong pihak kargo untuk mengatur jasa door-to-door service ke tempat tinggal kita. Biayanya di luar biaya kargo. Buatlah janji terlebih dahulu dengan pihak kargo agar tidak kebingungan ketika barang datang. Supaya biaya tidak terlalu melonjak, tidak perlu semua barang di packing kayu, cukup packing karbon saja. Kecuali barang kira-kira bakalan penyok jika tertimpa barang-barang lain, misalnya elektronik.

Pengalaman kami yang lalu, sempat ragu dengan perhitungan volume dari pihak kargo, akhirnya beberapa barang tidak terbawa. Apalagi aku sedang tidak di tempat untuk mengawasi packing barang. Jadi ternyata pihak kargo akan mem-packing ulang barang kita, melapisi dengan karton tebal membentuk semacam dus, lalu dibungkus plastik tebal. Jangan kuatir, bagian packing sudah berpengalaman, bisa mengatur barang dengan rapi sehingga masih ada sisa ruang dalam dus yang baru dibuat. Di sinilah celah yang bisa kita gunakan untuk memaksimalkan barang-barang yang akan kita bawa. Bahkan si abang pun mengingatkan barang apa lagi yang bisa dibawa sekaligus untuk memenuhi dus baru tadi. Si abang malah heran kenapa kami tidak mengirim bahan makanan kering, sedangkan menurutnya malah ada yang bawa beras plus Indomie beberapa karton 😀

Berikut adalah contact person pihak kargo yang kami gunakan:

MAK Cargo 021-7902220

√ Teddy 082114139098

email: teddy_msa@yahoo.co.id, teddy@makcargo.co.id

√ Hambali 08128004652, 087881416021

Update:
Ternyata kargoku sampainya molor hingga 3 minggu 😀 Tertahan cuaca, lama di custom, dll. Jadi jangan bawa benda yang penting dalam kargo kalau tidak mau repot. Parahnya, ternyataa biaya kargo yg diberikan kantor sudah all-in. Jadi jika biaya kargo kita maksimal, kita akan nombok di biaya door-to-door service sekitar 3rb AED.

Dan ternyata lagi, ada rekan kantor yang dapat kargo lebih murah sekitar 3500 USD untuk satu kontainer! Sudah termasuk biaya kirim sampai apartemen lagi! Ckckck..

*nanti diinfo lagi soal kargo murce ini*