Memilih tempat tinggal di AD adalah soal gampang-gampang susah. Maunya berupa rumah—di sini disebut villa, yang lokasinya berupa kompleks atau serupa town-house, ada tetangga di sekitar dan punya halaman untuk anak bermain. Sayangnya lokasi villa jauh dari pusat kota. Ada sih yang berada di kota. Tapi biasanya bangunan lama atau rumah yang besarnya nggak tanggung-tanggung. Rumah teman di Street 17, apik dan modern, 3 lantai dan memiliki 8 kamar 😀 Pastinya harus punya pembantu atau gempor sendiri. Villa di kota juga biasanya lebih mahal.

Rumah atau villa-villa kebanyakan ada di ‘kota satelit’ baru seperti Khalifa City A, B, Mussaffah, Muhammad bin Zayed City. Ibarat BSD atau Bintaro lah. Lokasi lain berada dekat pantai atau pulau-pulau di sekitar kota seperti Yas Island, Saadiyat Island, Al-Reef atau Al-Reem dll. Biasanya lokasi ini dipilih karena dekat pantai dan suasana lebih tenang, tidak sibuk dan ramai seperti apartemen-apartemen di pinggir jalan raya pantai Corniche di pusat kota. Kelebihannya, banyak properti baru, harga bervariasi dari yang murah sampai mahal, beberapa dekat bandara dan sekolah-sekolah favorit. Tidak apa sih, toh berkendara ke pusat kota juga “cuma” 30-45 menit.

Apartemen banyak tersebar di lokasi sesuai pilihan kita dengan budget yang diberikan kantor. Dekat mall atau dekat kantor atau sekolah anak? Dekat pantai atau taman? Semakin kecil apartemennya, semakin murah harga sewanya, misalnya kelas studio. Jika mau yang luas tapi murah, cari apartemen yang sudah agak lama. Lumayan, sekitar 120rb AED bisa dapat 3 kamar. Apartemen full-furnished tentu lebih mahal. Jika beruntung, bisa dapat apartemen baru yang sudah built-in kitchen dan punya walk-in wardrobe. Lumayan, bisa hemat di budget furnitur. Rata-rata apartemen punya kamar mandi + bath tub di setiap kamar tidur. Sedikit aneh dari apartemen di AD adalah banyaknya kamar mandi. Tiap kamar punya kamar mandi—termasuk kamar pembantu, belum lagi kamar mandi tamu. Jadi apartemen 3 kamar + 1 kamar pembantu, kamar mandinya bisa 5 kamar 😀 Sedikit tips, ternyata tidak perlu pakai agen juga bisa sendiri datang ke apartemen dan melihat-lihat langsung isinya dengan minta ijin ke sekuriti atau manajemen gedung, hemat di fee agen 😀

Lokasi favorit adalah apartemen-apartemen di Khalidiya. Namun kebanyakan apartemen lama dan desainnya sungguh-sungguh jadul, fasilitas minim, bahkan tidak punya parkir gedung. Jadi mobil parkir di luar gedung, langsung bayar parkirnya untuk setahun di Mawaqif. Kelebihannya, lokasi pusat kota, tidak jauh dari pantai, banyak taman dan playground, biasanya dengan harga rata-rata bisa dapat ukuran yang lebih luas. Ikhlaskan sajalah soal jendela yang tidak simetris dan keramik dapur warna coklat masam 😀 Namun jika ingin sekedar bawa anak jalan dan aktivitas bebas tinggal jalan kaki ke taman bermain.

Tapi jangan kuatir, perkembangan pembangunan apartemen di AD sungguh pesat, banyak apartemen baru yang sedang dibangun dan siap huni beberapa waktu lagi. Saat ini harga sewa unit apartemen di Khalidiya memang lebih mahal, namun seiiring dengan banyaknya apartemen baru, harga pasti akan berangsur menurun. Ekspat bule lebih banyak tinggal di villa di area yang dekat dengan bandara. Kebetulan beberapa sekolah bagus juga lokasinya di sana. Masuk akal juga sih, semenanjung Arab sedang bergejolak, jika *naudzubillahimindzalik* terjadi gejolak juga di UAE mereka bisa cepat kaburnya 😀

Oiya, supaya bisa mendapatkan apartemen yang bagus, minimal allowance-nya berkisar antara 150rb AED hingga 200rb AED. Jadi bisa kira-kira ya mau nego berapa dengan calon perusahaan 😀 Berikut web yang bisa diintip untuk memilih properti idaman + google map sambil lihat lokasinya:

http://www.dubizzle.com\abudhabi

www propertyfinde.ae

http://www.psinv.net

http://www.bhomes.com\abudhabi

http://www.lljproperty.com

http://www.epico.ae

http://www.tmknproperty.ae

http://www.pinkpropertyuae.com

http://www.hayattrealestate.com

Happy hunting!